Waktu sudah larut dan semakin malam
Hiruk pikuknya juga telah mulai terpendam
Di antara dinding marun aku berbaring sendiri
Merebahkan penat dalam heningnya waktu
Menghitung hari demi hari yang telah pergi
Aku dan kamu yang terpisah jarak dan waktu
Di dalam dunia yang sama namun berbeda arahnya
Ada berbagai hal yang sedang kita rajut mimpinya
Yang kini belumlah menjadi satu
Menyempurnakannya