Waktu sudah larut dan semakin malam
Hiruk pikuknya juga telah mulai terpendam
Di antara dinding marun aku berbaring sendiri
Merebahkan penat dalam heningnya waktu
Menghitung hari demi hari yang telah pergi
Aku dan kamu yang terpisah jarak dan waktu
Di dalam dunia yang sama namun berbeda arahnya
Ada berbagai hal yang sedang kita rajut mimpinya
Yang kini belumlah menjadi satu
Menyempurnakannya
Showing posts with label Harapan. Show all posts
Showing posts with label Harapan. Show all posts
Wednesday, 2 November 2016
Monday, 24 October 2016
Pertanda Perjalanan Hidupku
Diam dan berdebu.
Membekas di dalam sana.
Lama sudah tak tersentuh.
Ingin ku mengisinya kembali.
Agar ia tetap hidup dalam hatiku.
Kata-kata yang mungkin tak lagi dapat ku rangkai seindah dulu.
Namun pasti, ia pertanda perjalanan hidupku.
25102010 #Status Lama
Saturday, 8 October 2016
Taman, Bintang, Tentang Kisah Kecilku
Malam yang kelam tanpa bintang
Lamunan membawaku terbang melintasi malam
Teringat aku waktu terakhir kita bertemu
Malam itu. Di gelap pudar lampu taman kota
Langkahmu terpisah jauh
Melangkah di arah yang menjauhiku
Di sana... Di bawah bintang malam yang bahkan tak mau temaram
Cerita itu semakin jelas
Meninggalkan semua sedih berlalu
Terdiam aku sejenak di antara sunyi yang menyepi
Memandangi
Lamunan membawaku terbang melintasi malam
Teringat aku waktu terakhir kita bertemu
Malam itu. Di gelap pudar lampu taman kota
Langkahmu terpisah jauh
Melangkah di arah yang menjauhiku
Di sana... Di bawah bintang malam yang bahkan tak mau temaram
Cerita itu semakin jelas
Meninggalkan semua sedih berlalu
Terdiam aku sejenak di antara sunyi yang menyepi
Memandangi
Sunday, 17 January 2016
Menanti Untuk Berbicara
Ada, jelas nampak seraut wajah itu.
Yang menanti aku untuk menyapanya.
Entah, bayangnya yang tak samar itu seakan masih tak mampu buatku beranjak.
Hanya sekedar menyapanya.
Padahal kuyakin di ujung sana ia menanti aku untuk berbicara.
18 January 2011 at 22:29
Yang menanti aku untuk menyapanya.
Entah, bayangnya yang tak samar itu seakan masih tak mampu buatku beranjak.
Hanya sekedar menyapanya.
Padahal kuyakin di ujung sana ia menanti aku untuk berbicara.
18 January 2011 at 22:29
Friday, 7 August 2015
Seperti Musim Semi
Bunga musim semi mulai merekah
Warnanya ceria, menghiasi dunia
Juga embun yang jatuh di ujung daun
Membawa kesejukkan di pagi indahnya
Kau yang di duduk di ujung sana
Seakan menjadi musim semi dalam duniaku
Menghasi tiap jengkal hati dengan penuh warna baru
Senyum simpul yang kau hadirkan Seperti sebuah tunas yang mulai tumbuh
Terlihat segar meski terkesan malu malu
Kerlingan matamu yang
Warnanya ceria, menghiasi dunia
Juga embun yang jatuh di ujung daun
Membawa kesejukkan di pagi indahnya
Kau yang di duduk di ujung sana
Seakan menjadi musim semi dalam duniaku
Menghasi tiap jengkal hati dengan penuh warna baru
Senyum simpul yang kau hadirkan Seperti sebuah tunas yang mulai tumbuh
Terlihat segar meski terkesan malu malu
Kerlingan matamu yang
Friday, 24 July 2015
Sesuatu
Dalam gelapnya hati
Hampa tak ada isi
Tinggalkan sunyi yang selimuti
Ku berjalan dalam hening
Bermimpi sendiri
Luruh hari-hariku yang tertutup sunyi
Hilang ditelan bumi
Oh...sunyiku
Dapatkah kau damaikan pikiranku
Oh...sepiku
Dapatkah kau sampaikan rinduku
Setiap langkahku semakin jauh tertinggal
Semakin tenggelam dalam gelap malam
Dan ku hanya manusia yang terlupa
Tak mampu menilai
Hampa tak ada isi
Tinggalkan sunyi yang selimuti
Ku berjalan dalam hening
Bermimpi sendiri
Luruh hari-hariku yang tertutup sunyi
Hilang ditelan bumi
Oh...sunyiku
Dapatkah kau damaikan pikiranku
Oh...sepiku
Dapatkah kau sampaikan rinduku
Setiap langkahku semakin jauh tertinggal
Semakin tenggelam dalam gelap malam
Dan ku hanya manusia yang terlupa
Tak mampu menilai
Thursday, 16 July 2015
Awal Baru
Teriring doa dalam gema kemenangan
Terlintas rasa yang pernah buatmu lara
Dalam gembiranya hari ini
Kukirimkan salam pelepas rindu
Untukmu di sana
Yang lalu biarlah berlalu
Usah diungkit kembali
Salam rindu yang kuhantar
Semoga menjadi awal yang baru
Kita memang pernah terlupa
Kita pernah saling menyakiti
Namun tiada guna tetap di sini
Langkahkan kaki sekali lagi
Berjalan bersama
Mengawali cerita
Terlintas rasa yang pernah buatmu lara
Dalam gembiranya hari ini
Kukirimkan salam pelepas rindu
Untukmu di sana
Yang lalu biarlah berlalu
Usah diungkit kembali
Salam rindu yang kuhantar
Semoga menjadi awal yang baru
Kita memang pernah terlupa
Kita pernah saling menyakiti
Namun tiada guna tetap di sini
Langkahkan kaki sekali lagi
Berjalan bersama
Mengawali cerita
Monday, 13 July 2015
Karena Cinta Tak Bisa Dipaksakan
Selama ini kau terus di sampingkuAku berikan yang terbaik untukmuAku selalu di sisimu saat kau membutuhkan aku
Namun kau telah salah memahamiArti dari hadirku selama iniKau hanya sahabat bagikuTempat aku berbagiMaafkan aku kau telah salah memahamiSalahkan aku karena berimu harapan**Tak mudah untukmu mengambil hatikuKarena aku tak mencintaimuTak mudah untukmu meyakinkan akuKarena tak ada ruang
Sunday, 5 July 2015
Tentang Waktu
Jariku mungkin pernah tak mampu
Hingga membiarkanmu terpisah di antara waktu
Menatap langit di atas tanah yang asing
Pernah aku ditemani kesepian
Kesendirian yang menyiksa
Tetesan air mata yang tak berhenti
Biarlah kenangan menangisi dirinya sendiri
Terkadang perlu berhenti sejenak, melupakan harapan
Waktu yang membebaskan dari segala kenangan
Takkan ada sedih yang takkan berujung
Gelak tawa
Hingga membiarkanmu terpisah di antara waktu
Menatap langit di atas tanah yang asing
Pernah aku ditemani kesepian
Kesendirian yang menyiksa
Tetesan air mata yang tak berhenti
Biarlah kenangan menangisi dirinya sendiri
Terkadang perlu berhenti sejenak, melupakan harapan
Waktu yang membebaskan dari segala kenangan
Takkan ada sedih yang takkan berujung
Gelak tawa
Wednesday, 1 July 2015
Kutipan Cinta
p { margin-bottom: 0.1in; direction: ltr; color: rgb(0, 0, 0); line-height: 120%; text-align: left; }p.western { font-family: "Times New Roman",serif; font-size: 12pt; }p.cjk { font-family: "SimSun","FZShuSong-Z01"; font-size: 12pt; }p.ctl { font-family: "Times New Roman",serif; font-size: 10pt; }
Cinta yang tumbuh karena iman, amal sholih, dan akhlak yang mulia
Akan senantiasa bersemi
Cinta yang tumbuh karena iman, amal sholih, dan akhlak yang mulia
Akan senantiasa bersemi
Subscribe to:
Posts (Atom)