Waktu demi waktu yang terlewati
Hari demi hari yang menemani
Tersirat ucap yang berbeda
Tergambar benak yang tak sama
Dia yang selalu terucap dari bibirmu
Dia yang selalu ada dalam cerita harimu
Menafikkan setiap hadirku
Ceritamu.. menambah peluh deritaku
Di setiap hari-hariku
Terbayang sudah kekalahanku
Perihku akan tiada ahkirnya
Bila semua masih terbayang
Bila semua tetap terngiang
No comments:
Post a Comment